Evaluasi Keselamatan Pasien Berdasarkan Desain, Tata Letak, dan Sistem Zonasi Fasilitas Magnetic Resonance Imaging (MRI) di Rumah Sakit Kota Surabaya
Keywords:
Keselamatan Pasien, Magnetic Resonance Imaging (MRI), Desain Fasilitas MRI, Tata Letak MRI, Sistem Zonasi MRIAbstract
Magnetic Resonance Imaging (MRI) merupakan salah satu modalitas pencitraan diagnostik canggih yang mampu menghasilkan citra beresolusi tinggi tanpa menggunakan radiasi pengion. Sebagai gantinya, MRI memanfaatkan medan magnet yang kuat sehingga aspek keselamatan pasien menjadi pertimbangan yang sangat penting dalam perancangan dan pengoperasian fasilitas MRI. Untuk meminimalkan risiko keselamatan, ruang MRI harus dirancang dan ditata berdasarkan sistem zonasi yang terdiri atas Zona I, Zona II, Zona III, dan Zona IV, yang masing-masing memiliki fungsi dan tingkat pembatasan akses yang berbeda. Selain itu, seluruh peralatan dan perangkat yang digunakan di lingkungan MRI harus diklasifikasikan sebagai MR Safe atau MR Conditional guna menjamin keamanan selama operasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keselamatan pasien berdasarkan desain, tata letak, dan sistem zonasi fasilitas MRI di rumah sakit yang berada di Kota Surabaya. Penelitian menggunakan metode observasional deskriptif dengan melibatkan empat rumah sakit yang memiliki fasilitas MRI sebagai sampel penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan dievaluasi berdasarkan ketentuan dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2016 tentang Persyaratan Teknis Bangunan dan Prasarana Rumah Sakit serta pedoman keselamatan MRI dari American College of Radiology (ACR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesesuaian desain dan tata letak fasilitas MRI mencapai 93% pada Rumah Sakit A, 97% pada Rumah Sakit B, 89% pada Rumah Sakit C, dan 97% pada Rumah Sakit D. Sementara itu, berdasarkan standar keselamatan MRI ACR, tingkat kesesuaian mencapai 93% pada Rumah Sakit A, C, dan D, serta 97% pada Rumah Sakit B. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar fasilitas MRI di rumah sakit Kota Surabaya telah memenuhi standar nasional dan internasional terkait keselamatan MRI, sehingga dapat mendukung keselamatan pasien serta meminimalkan risiko yang mungkin terjadi selama pemeriksaan MRI.
References
Alghamdi, S.A., Alharbi, M.A., Alzahrani, R.A. and Alshammari, A.M. (2024) ‘Assessment of Patients’ Knowledge and Perceptions of MRI Scans and Safety in Saudi Arabia’, Frontiers in Public Health, 12, p. 1439131.
Al-Naser, Y.A., Alhassan, M. and Khan, A. (2024) MRI Patient Safety and Care. Treasure Island: StatPearls Publishing.
American College of Radiology. (2020) ACR Manual on MR Safety Version 1.0, pp. 1–53.
American College of Radiology. (2024) ACR Manual on MR Safety. Reston, VA: ACR.
Baker, C., Cousins, C. and England, A. (2024) ‘Systematic Review of MRI Safety Literature in Relation to Adverse Events and Risk Management’, Journal of Medical Radiation Sciences, 71(3), pp. 356–368.
CNN Indonesia (2021) Detik-Detik Kebakaran Ruang MRI RS Dokter Kariadi Semarang. Available at: https://cnnindonesia.com/nasional/20211230201941-20-740792/detik-detik-kebakaran-ruang-mri-rs-dokter-kariadi-semarang
Jaimes, C., Gee, M.S. and Murcia, D.J. (2024) ‘Identification of Quality Improvement Areas in MRI Patient Safety Through Incident Reporting Systems’, Pediatric Radiology, 54(2), pp. 210–218.
Kanal, E., Ittermann, B., Calamante, F. and Shellock, F.G. (2024) ‘Recommended Responsibilities for Management of MR Safety’, Journal of Magnetic Resonance Imaging, 59(4), pp. 1120–1128.
Kraai, T.L., Loch, R.B. and Shellock, F.G. (2018) ‘Assessment of MRI safety issues for stainless steel sutures used for microtia reconstruction’, Journal of Plastic, Reconstructive & Aesthetic Surgery, 71(10), pp. 1469–1475. https://doi.org/10.1016/j.bjps.2018.05.050
Nazarian, S., Cantillon, D.J., Woodard, P.K., Mela, T., Cline, A.M. and Strickberger, A.S. (2019) ‘MRI Safety for Patients Implanted With the MRI Ready ICD System: MRI Ready Study Results’, JACC: Clinical Electrophysiology, 5(8), pp. 935–943.
Nguyen, T.D., Sandberg, S.A., Durrani, A.K., Mitchell, K.W., Keith, M.D., Gleva, M.J. and Woodard, P.K. (2021) ‘The cumulative effects and clinical safety of repeat magnetic resonance imaging on an MRI-conditional pacemaker system at 1.5 tesla’, Heart Rhythm O2, 2(1), pp. 73–79. https://doi.org/10.1016/j.hroo.2020.12.018
Pedrosa, I. et al. (2025) ‘American College of Radiology Manual on MR Safety: 2024 Update and Revisions’, Radiology, 315(1), p. e241405.
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2016 (2016) Persyaratan Teknis Bangunan dan Prasarana Rumah Sakit.
Watson, R.E. (2024) ‘Lessons Learned from MRI Safety Events: Implications for Clinical Practice and Facility Design’, Current Radiology Reports, 12(8), pp. 1–9.
Zagoudis, J. (2018) Indian Man Killed in MRI Accident. Imaging Technology News. Available at: https://www.itnonline.com/content/indian-man-killed-mri-accident
Zandieh, G., Kanal, E. and Shellock, F.G. (2025) ‘Updates on the MR Safety Guidelines: Essentials for Radiologists and MRI Personnel’, Clinical Imaging, 120, p. 110475.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhaimin, Sahra Zafhira Ekayafita, Berliana Devianti Putri, Septiani Prihatiningsih

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.








