Analisis Pengaruh Beban Kerja Mental, Motivasi dan Gaji Terhadap Kelelahan Kerja pada Prajurit TNI di Kota ”X” Tahun 2026
Keywords:
Motivasi, kelelahan kerja, beban kerja gajiAbstract
Kelelahan kerja merupakan permasalahan krusial di dunia yang dipicu oleh faktor internal seperti karakteristik individu, serta faktor eksternal seperti beban kerja berlebihan dan lingkungan fisik tempat kerja. Kelelahan yang tidak dikendalikan secara tepat dapat menurunkan produktivitas, mengganggu kesehatan pisikologis, hingga meningkatkan risiko kecelakaam akibat kerja. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban kerja mental, motivasi, dan gaji terhadap kelelahan kerja pada prajurit Tentara nasional indonesia (TNI) di kota “X”. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan Cross Sectional Study. Rumus Slovin digunakan untuk menentukan besar sampel sehingga diperoleh total 116 sampel. Hasil penelitian menunjukan bahwa gaji (p=0.000) berpengaruh langsung terhadap kelelahan kerja. Beban kerja mental (p=0.353), motivasi (p=0.329) menunjukan bahwa berpengaruh secara tidak langsung terhadap kelelahan. Kesimpulan gaji merupakan faktor yang mempengaruhi kelelahan pada prajurit TNI di kota “X”.
References
Budiantoro, S., & Kusuma, W. (2024). Penerapan Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada Latihan Tempur Menggunakan Senjata Berat di Lingkungan Militer. Jurnal Keamanan Nasional, 10(1), 45-59.
Febryan, A. (2023). Analisis Dampak Kelelahan Kerja Terhadap Angka Kecelakaan Kerja dan Kerugian Ekonomi Global. Jurnal Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional, 7(2), 112-125.
Ghozali, I. (2023). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS (Edisi Ke-10). Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro. (Sangat kuat untuk mensitasi metode Analisis Jalur/Path Analysis yang Anda pakai).
Gloria, M. (2025). Evaluasi Penerapan Fatigue Management Berdasarkan Data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas). Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia Indonesia, 13(1), 45-58.
Hary, A. (2023). Prevalensi Burnout sebagai Fenomena Okupasional dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental Pekerja Industri. Jurnal Psikologi Industri dan Organisasi, 12(3), 201-214.
Henni, S. (2023). Analisis Beban Kerja Nyata dan Tekanan Target terhadap Risiko Kelelahan Kerja pada Personel Militer. Jurnal Pertahanan & Manajemen Operasional, 9(4), 315-329.
Mubarok, A. F., & Rusindiyanto. (2024). Aplikasi Multiple Resource Theory dalam Mengukur Beban Kerja Mental dan Atensi untuk Meminimalkan Human Error. Jurnal Teknik dan Manajemen Industri, 19(2), 88-101.
Prakoso, D., & Wijaya, A. (2025). Hubungan Kompensasi Finansial (Gaji), Insentif Operasional, dan Motivasi terhadap Loyalitas dan Penurunan Kelelahan Kerja Personel Militer. Jurnal Manajemen Pertahanan, 11(2), 76-89
Sari, D. P., & Ramadhan, F. (2024). Analisis Keterbatasan Kapasitas Kognitif dan Fenomena Divided Attention sebagai Pemicu Human Error pada Operator Sistem Kendali. Jurnal Ergonomi dan Keselamatan Kerja, 7(2), 61-72.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta. (Buku wajib metodologi di Indonesia untuk sitasi definisi kuantitatif).
Sujatmiko, B. (2023). Faktor Psikososial dan Risiko Cedera Akibat Kelelahan Fisik pada Prajurit Infanteri Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat. Jurnal Kesehatan Militer Indonesia, 5(3), 112-124.
Syifa, N. (2025). Keseimbangan Antara Job Demands dan Job Resources: Kunci Mempertahankan Motivasi Internal Karyawan Modern. Jurnal Ilmiah Manajemen Perilaku Organisasi, 6(1), 14-27.
Ulfa. (2025). Pengaruh Beban Kerja Fisik, Beban Kerja Mental, Motivasi dan Pendapatan Terhadap Stress Kerja Melalui Kelelahan Kerja Pada Prajurit TNI AD di Kota Makassar Tahun 2024 (Thesis, Universitas Hasanuddin). Repository UNHAS.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 ULFA, Ahmad Rifai

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.








