Efektivitas Terapi Yoga Terhadap Penurunan Perilaku Hiperaktif Anak Usia Prasekolah Di TK Al-Maidah Baraya Kabupaten Jeneponto

Authors

  • Sri Wahyuni Bahrum Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari
  • Nurnaeni Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari
  • Ayuanita Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari
  • Mahyuddin Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari
  • Rezmaniar Universitas Hasanuddin

Abstract

Latar Belakang: Perilaku hiperaktif pada anak usia prasekolah dapat berdampak negatif terhadap proses belajar, interaksi sosial, dan perkembangan emosi apabila tidak ditangani sejak dini. Pendekatan non-farmakologis seperti terapi yoga dan mindfulness dinilai aman dan sesuai untuk anak usia prasekolah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas terapi yoga dan mindfulness terhadap penurunan perilaku hiperaktif pada anak usia prasekolah di TK Al-Maidah Baraya Kabupaten Jeneponto. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimen dengan pendekatan one group pretest–posttest. Sampel penelitian berjumlah 33 anak usia prasekolah yang mengalami perilaku hiperaktif dan dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen pengukuran perilaku hiperaktif menggunakan Abbreviated Conners’ Teacher Rating Scale (ACTRS). Intervensi terapi yoga dan mindfulness diberikan selama empat minggu dengan frekuensi dua kali per minggu. Analisis data dilakukan menggunakan uji wilcoxon signed rank test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan perilaku hiperaktif yang signifikan setelah pemberian terapi yoga dan mindfulness, dengan nilai p < 0,001. Hal ini menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna antara perilaku hiperaktif sebelum dan sesudah intervensi. Kesimpulan: Terapi yoga dan mindfulness terbukti efektif dalam menurunkan perilaku hiperaktif pada anak usia prasekolah. Terapi ini dapat direkomendasikan sebagai alternatif intervensi non-farmakologis yang aman, sederhana, dan mudah diterapkan oleh tenaga pendidik maupun tenaga kesehatan anak.

 

References

DAFTAR PUSTAKA

Dinkes prov sulsel. (2023). Laporan Kesehatan Dasar Provinsi Sulawesi Selatan 2023: Fokus pada Gangguan Mental Anak. In Laporan Resmi Dinas Kesehatan. https://dinkes.sulsel prov.go.id/laporan-kesehatan-2023

Imani, ___; et al. (2023). Pada tahap ini, anak-anak berada dalam masa krusial untuk menerima bimbingan dan pendidikan yang memadai guna mendukung pertumbuhan mereka secara optimal.

Kemenkes. (2023). Katalog data layanan permintaan data kementerian kesehatan RI. In Riskesdas. https://layanandata.kemkes.go.id/katalog-data/riskesdas/ketersediaan-data/riskesdas-2013

Luo, X., Huang, X., & Lin, S. (2023a). Yoga and music intervention reduces inattention, hyperactivity/impulsivity, and oppositional defiant disorder in children’s consumer with comorbid ADHD and ODD. Frontiers in Psychology, 14(September), 1–13. https://doi.org/ 10.3389/fpsyg.2023.1150018

Luo, X., Huang, X., & Lin, S. (2023b). Yoga intervention reduces inattention, hyperactivity/impulsivity, and oppositional defiant disorder in children with comorbid ADHD and ODD. Frontiers in Psychology, 14, 1150018. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2023.1150018

Luo, Y., Zhang, L., Wang, Y., Chen, Y., & Liu, X. (2023). Effects of yoga intervention on attention, impulsivity, and hyperactivity in preschool children with attention-deficit/hyperactivity disorder: A randomized controlled trial. Journal of Attention Disorders, 27(10), 1095–1105. https://doi.org/10.1177/10870547231165923

Manjunath, I., Venkatesan, S., & Nair, A. (2024). A systematic review of yoga as a supportive treatment for children with attention-deficit/hyperactivity disorder. Cureus, 16(7), e64025. https://doi.org/10.7759/cureus.64025

Mulyanti, ___; et al. (2021). Hiperaktivitas pada anak sering kali memengaruhi kualitas interaksi mereka dengan lingkungan sekitar, termasuk dengan teman sebaya dan guru, serta dapat menghambat pencapaian pendidikan yang optimal.

Rashedi, V. (2022). The effect of yoga training on attention and behavioral regulation in children with ADHD. Complementary Therapies in Clinical Practice.

Reuben, C., & Elgaddal, N. (2024). Attention-Deficit/Hyperactivity Disorder in Children Ages 5-17 Years: United States, 2020-2022. NCHS Data Brief, 499, 1–9.

Sibualamu, K. Z., Siregar, A. R., & Sitompul, M. N. (2025). Training preschool teachers in early detection of emotional-behavioral problems and ADHD: Audiovisual vs booklet media. Jurnal Nasional Psikologi, 15(1), 1–10.

Situmorang, ___. (2023). tentang anak dengan hiperaktivitas di PAUD/TK.

Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (5 Edisi (ed.)). Alfabeta. https://www.alfabeta.co.id/book/metode-penelitian-kuantitatif-kualitatif-dan-r-d

Susanto, A. (2020). Perkembangan anak usia dini merupakan fase penting dalam pembentukan karakter, kemampuan sosial, dan kecerdasan emosional.

Downloads

Published

2026-07-30