Efektivitas Pemberian Jahe Hangat terhadap Penurunan Mual pada Pasien Gastritis di Puskesmas Kassi-Kassi Makassar

Authors

  • Ima Mustika Tri Lestari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari
  • Nurul Rizka Aulia Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari
  • Ismail Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Keywords:

Efektivitas, gastritis, jahe hangat, penurunan mual,, terapi non farmakologis

Abstract

Abstrak

Gastritis merupakan peradangan pada mukosa lambung yang sering menimbulkan gejala mual dan berdampak pada kualitas hidup pasien. Penanganan mual tidak hanya dilakukan secara farmakologis tetapi juga dapat menggunakan terapi nonfarmakologis seperti jahe. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian jahe hangat terhadap penurunan mual pada pasien gastritis di Puskesmas Kassi-Kassi Makassar. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest–posttest. Sampel berjumlah 18 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengukuran tingkat mual menggunakan Visual Analog Scale (VAS). Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi sebagian besar responden mengalami mual sedang, sedangkan setelah intervensi terjadi penurunan menjadi mual ringan. Hasil uji statistik menunjukkan adanya perbedaan signifikan sebelum dan sesudah intervensi (p < 0,05). Pemberian jahe hangat terbukti efektif dalam menurunkan mual pada pasien gastritis. Disarankan penggunaan jahe hangat sebagai terapi komplementer dalam praktik keperawatan.

 

Kata kunci: efektivitas, gastritis, jahe hangat, mual, terapi nonfarmakologis

References

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas).

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Profil Kesehatan Indonesia.

Mustika, I., Lestari, T., & Wahyuni. (2021). Pengaruh jahe terhadap mual. Jurnal Keperawatan.

Putri, A., & Hartono, B. (2021). Faktor risiko gastritis. Jurnal Kesehatan.

Syamsuddin. (2022). Penatalaksanaan gastritis. Jurnal Medika.

Wahyuni, D. P., & Sihombing. (2020). Efektivitas jahe sebagai antiemetik. Jurnal Farmasi.

World Health Organization. (2021). Global digestive disease report.

Downloads

Published

2026-07-30